Jump to content

Miromly

31 views

Banyak hadis yang menerangkan perihal ibadah Nabi Muhammad di bulan Ramadan. Khususnya, iktikaf Nabi Muhammad saat sepuluh terakhir bulan Ramadan. Salah-satu hadisnya berbunyi:

Quote

عنِ ابنِ عُمَرَ رَضِي اللَّه عَنْهُما، قالَ: كانَ رسولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم يَعتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضَانَ. متفقٌ عَلَيْهِ.

Dari Ibnu Umar RA, beliau menceritakan bahwa Nabi Muhammad melakukan iktikaf sepuluh akhir dari bulan Ramadan.

Namun, yang unik adalah ketika beliau berpulang ke rahmat Allah, istri-istri beliau melanjutkan ibadah tersebut. Kisah ini tertuang dalam hadis yang berbunyi:

Quote

 وعنْ عائشةَ رَضِيَ اللَّه عنْها، أَنَّ النَّبيَّ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وسَلَّم كانَ يَعْتَكِفُ العَشْرَ الأَوَاخِرَ مِنْ رَمَضانَ، حَتَّى تَوَفَّاهُ اللَّه تَعَالَى، ثُمَّ اعْتَكَفَ أَزواجُهُ مِنْ بعْدِهِ. متفقٌ عَلَيْهِ.

Saayyidah Aisyah mengisahkan bahwa Nabi Muhammad iktikaf setiap sepuluh hari terakhir bulan Ramadan, hingga beliau wafat. Kemudian, setelah beliau wafat, istri-istrinya melanjutkannya.

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari dua hadis di atas? Selain perihal iktikaf, kita bisa memetik hikmah bahwa kebaikan seseorang seyogyanya dilestarikan, meskipun orang tersebut sudah meninggal dunia.

Juga, saat kita melakukan segala perbuatan positif, jangan pikir hal tersebut hanya bersifat sementara. Karena dengan kita melakukan, secara otomatis kita memberi contoh kepada penerus kita. 

Semoga kita tergolong orang-orang yang melanjutkan nilai positif orang saleh yang telah mendahului kita. Amin!

0 Comments


Recommended Comments

There are no comments to display.

Guest
Add a comment...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

×
×
  • Create New...