Jump to content

Jawaban atas hak asasi manusia berpangkal dari kodrat manusia sebagai...


Recommended Posts

Banyak yang bertanya terkait hak asasi manusia berpangkal dari kodrat manusia sebagai apa? Ini jawaban sementara saya:

Hak asasi manusia memiliki peranan penting dalam undang undang setiap negara mana pun. Meskipun seiring berjalannya waktu tidak sedikit yang melanggarnya baik dari negara haluan Islam khususnya atau non Islam umumnya. hanyalah negara dengan hukum kebinatanganlah yang mengabaikan akan pentingnya HAM. cukuplah kaum NAZI saja yang menganggap kerdil HAM, semoga tragedi pembantaian berskala besar tidak pernah terjadi lagi. namun sayang harapan itu seakan menjadi mimpi yang tidak akan pernah terjadi. pasalnya serentetan tragedi pembunuhan masih saja eksis sampai detik ini. 

Hak hak asasi Manusia merupakan hak murni yang dimiliki Manusia, yang sudah di tetapkan baik secara Nasional atau Internasional meliputi hak hak pokok, seperti hak untuk hidup, kesejajaran, kebebasan dalam berpolitik, kebebasan dalam berekspresi dan berkeyakinan, beserta berbagai macamnya. pada masa orde baru dulu hak kebebasan terkurung dibalik kukuhnya pemerintahan tangan besinya. bahkan bung Tomo dipenjara hanya gara-gara mengkritik kebijakan pak Harto. beberapa majalah berskala lokal atau interlokal banyak dibredel lantaran kontra pemerintah. hingga berakhirnya babakan kontra HAM saat penggulingan secara paksa terhadap pak Harto tidak dapat terelakkan.

Sesungguhnya pelanggaran terhadap HAM pada masa sekarang ini sudah banyak terjadi. contoh hal tersebut adalah pelanggaran yang terjadi pada waktu tidak lama ini yaitu, pembantaian sekitar tiga puluh pekerja yang dilakukan oleh gerakan separatis Papua. juga pelanggaran yang di lakukan oleh negara yang membedakan Ras, Etnik, dan Agama, seperti yang dilakukan oleh militer Cina dengan mengusir, membunuh, bahkan membantai Muslim Uighur sehingga menyebabkan mereka terisolasi dari negaranya sendiri dan mengungsi menuju negara tetangga. atau pelanggaran yang paling dramatik yang dilakukan oleh negara Zionis Israel, yang mana mereka menjadi Negara pendatang atas prakarsa negara barat, kemudian dengan liciknya mereka mengambil atau merampas tanah Palestina. bukan hanya itu, bahkan mereka dengan kejamnya membunuh, memperkosa, bahkan membrangus rakyat Palestina, yang dalam garis besarnya mereka melecehkan hak-hak asasi Negara tersebut. 

Ironisnya,  perserikatan bangsa-bangsa tidak menindak masalah tersebut dengan tegas, bahkan bisa dikatakan PBB tutup telinga atas pelanggaran- pelanggaran tersebut, sehingga menyebabkan Israel menginjak-nginjak hak asasi rakyat Palestina dengan congkaknya. Kita coba bandingkan nasib Israel dengan nasib Irak yang mana penyerangan perserikatan bangsa bangsa terus di lancarkan ke negara Irak pada tahun 1998-1999 yang hal ini di lakukan karna Saddam husein  telah menjajah negara Kuwait dan telah melakukan percobaan pemusnahan suku kurdi. dari kenyataan di atas jelas sekali bahwa negara Internasional telah melakukan penyelewengan hukum HAM dengan cara menyerang negara Irak dan membiarkan negara Israel. sebenarnya dari pihak anggota PBB banyak yang memprotes atas tindakan brutal Israel namun, perlu diketahui bahwa setiap negara yang memenangkan perang dunia kedua memiliki hak veto(hak istimewa) yang dapat menolak hukum yang tidak diinginkannya dan amerika serikat sejauh ini telah banyak menggunakan hak vetonya untuk kepentingan zionis Israel. Nyatalah bahwa deklarasi dunia terhadap hak-hak asasi manusia setelah perang dunia kedua hanyalah teori belaka yang dalam praktiknya adalah tidak ada, dan hanya meneriakkan simbol-simbol tipu daya dan penyesatan terhadap makna murni dari HAM itu sendiri.

dalam syariat islam, hukum HAM yang di usungnya adalah HAM yang komprehensif, tidak parsial dan dangkal, dengan memperhatikan segala arah, baik politik, social, budaya, pemikiran, juga kemanusiaan. negara negara islam dalam realitanya mempraktikkan hukum HAM serta mengakui kebebasan Rakyat, Umat, dan perindividuan.islam juga telah membangun system negara yang berkeadilan, demokratis, toleran yang di dasarkan pada asas kemanusiaan serta menerapakan system yang dialogis lagi inovatif. Seperti contoh negara yang mayoritas muslim, misalnya negara Indonesia yang menjunjung tinggi persamaan baik rakyat muslim atau non muslim sehingga mereka dapat hidup secara berdampingan. Bahkan dulu teks pancasila yang nomer pertama diubah karna ditakutkan warga non muslim akan kecewa dan merasa terpencilkan. atau warga non muslim yang berada di negara islam lainnya, mereka dapat hidup tanpa takut di bunuh atau di batasi kegiatannya, karna negara islam menjunjung tinggi sifat toleran dan demokrasi. hanya saja gejolak pembunuhan di negara islam dilakukan oleh pihak yang tak bertanggung jawab. 

Jadi kesimpulannya, dengan adanya HAM yang benar Umat beragama tidak tertekan, baik karna di batasi tempat ibadahnya atau karna di batasi dalam menjalankan kewajibannya dan adanya suatu Negara dapat terkendalikan bukan di kendalikan(sisitem otoriter), begitu juga bangsa akan hidup dengan tentram dengan tanpa adanya peperangan. Namun sebaliknya bila hukum HAM masih diselewengkan bukan tidak mungkin adanya negara akan menyisakan puing-puing reruntuhan perang. Bahkan dapat memicu terjadinya perang dunia ketiga.
 

Link to post
Share on other sites

Nimbrung dalam diskusi

Anda dapat memposting sekarang dan mendaftar nanti. Jika Anda memiliki akun, masuk sekarang untuk mengepos dengan akun Anda.

Guest
Balas topik ini ...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Konten Anda sebelumnya telah dipulihkan .   Hapus editan terakhir

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

×
×
  • Create New...