Jump to content

Recommended Posts

Dalam Syarah Ummul-Barahin (hal. 33) Imam as-Sanusi saat menyampaikan macam-macam hukum, beliau menjelaskan bahwa hukum syariat adalah khithab Allah yang berkaitan dengan pekerjaan orang mukalaf. Khithab itu ada kala berupa thalab, ibahah, dan wadha'. Jadi, bila ada yang mengatakan bahwa syariat merupakan aturan Allah yang mengatur tingkah laku orang muklaf, maka, ya, sah-sah saja.

Link to post
Share on other sites

Imam as-Sanusi dalam kitab yang sama (hal. 34), juga memerinci satu-persatu dari thalab, ibahah, dan wadha'. Berikut penjelasannya:

Yang tergolong thalab  ada empat:

  1. Wajib: wajib adalah perintah untuk mengerjakan sesuatu dengan perintah yang jazim. Misalnya, lima rukun Islam, meliputi, syahadat, salat, zakat, puasa, dan haji.
  2. Sunah: sunah adalah perintah untuk mengerjakan sesuatu dengan perintah yang tidak jazim. Misalnya, salat sunah fajar.
  3. Haram: haram adalah larangan mengerjakan sesuatu dengan larangan yang jazim. Misalnya, menyekutukan Allah.
  4. Makruh: makruh adalah larangan mengerjakan sesuatu dengan larangan yang tidak jazim. Misalnya, membaca al-Quran ketika ruku' dan sujud.

Sedangkan ibahah adalah diberi pilihan antara mengerjakan dan tidak, seperti nikah, jual-beli, dan sesamanya.

Imam as-Sanusi juga menjelaskan seputar wadha' , kata beliau wadha' adalah ketetapan Allah meliputi sebab, syarat, dan mani'.

Link to post
Share on other sites

Nimbrung dalam diskusi

Anda dapat memposting sekarang dan mendaftar nanti. Jika Anda memiliki akun, masuk sekarang untuk mengepos dengan akun Anda.

Guest
Balas topik ini ...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

×
×
  • Create New...