Jump to content

bagaimana hukum ngobrol di masjid


Recommended Posts

Imam an-Nawawi dalam Majmu' Syarhil-Muhadzab (II/177) menjelaskan sebuah hadis yang berbunyi:

كان رسولُ اللهِ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم إذا صلَّى الفجرَ جلَس في مُصلَّاه حتَّى تطلُعَ الشَّمسُ وكانوا يجلِسونَ فيتحدَّثونَ ويأخُذونَ في أمرِ الجاهليَّةِ فيضحَكونَ ويتبسَّمُ صلَّى اللهُ عليه وسلَّم

"Rasulullah saw tidak beranjak dari tempat shalatnya hingga matahari terbit, yang mana ia shalat subuh di tempat tersebut. Tatkala matahari telah terbit, barulah ia berdiri. Jabir berkata: para sahabat bercakap-cakap membicarakan mengenai jahiliyah kemudian mereka tertawa, sedangkan Nabi Muhammad tersenyum."

Dari hadis itu Imam an-Nawawi memperbolehkan seseorang berbicara apa saja, selagi cerita itu yang diperbolehkan. Beliau mengatakan:

يجوز التحدث بالحديث المباح في المسجد وبامور الدنيا وغيرها من المباحات وان حصل فيه ضحك ونحوه مادام مباحا

"Boleh bercerita dengan cerita yang diperbolehkan di dalam masjid, termasuk berbincang seputar perkara dunia dan selainnya yang masih tergolong mubah, meski pun mengundang gelak-tawa dan semacamnya, selagi diperbolehkan"

Link to post
Share on other sites

Nimbrung dalam diskusi

Anda dapat memposting sekarang dan mendaftar nanti. Jika Anda memiliki akun, masuk sekarang untuk mengepos dengan akun Anda.

Guest
Balas topik ini ...

×   Pasted as rich text.   Paste as plain text instead

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

×
×
  • Create New...